HP : 081380502939
[:id]Sejarah Coklat di Dunia, Mari Lebih Mengenal Coklat!![:]

[:id]Sejarah Coklat di Dunia, Mari Lebih Mengenal Coklat!![:]

[:id]Kakakoa, Sejarah Coklat – Seperti tumbuhan lainnya, seperti vanili, cengkih, kopi, ataupun teh, pohon kakao hanya dapat tumbuh dan ditemukan di belahan Timur dunia. Bahkan bangsa Eropa baru mengenal kakao setelah ditemukannya Amerika oleh bangsa Spanyol sekitar tahun 1500.

Bangsa Eropa yang pertama kali melihat biji kakao adalah Chistopher Columbus dan para awak kapalnya pada tanggal 15 Agustus 1502, di teluk dekat kepulauan Guanaja (Honduras). Columbus dan para awak kapalnya saat itu tidak mengenal dan mengerti bahwa biji kakao tersebut sangat dihargai dan dianggap sebagai mata uang di benua yang baru mereka temukan ini.

Hernan Cortez yang kemudian datang pada tahun 1519, dan mendarat di sebuah teluk yang sekarang ini dikenal sebagai Meksiko yang kemudian mengeksploitasi sumber daya alam di dunia baru tersebut.

Di masa pendudukan Hernan Cortez dia menemukan minuman yang biasa disuguhkan bagi raja yang saat itu terdapat kerajaan Aztec dengan rajanya Motecuhzoma (Montezuma II). Minuman tersebut terbuat dari biji kakao. Hingga lebih dari 50 tahun ke depan, perdagangan biji kakao hanya dikuasai oleh bangsa Spanyol dan koloninya di Eropa.

img montezuma II king of aztec
Montezuma II, raja Aztec | img src: www.robinsonlibrary.com

Bangsa Eropa mencoba untuk mengembangkan tanaman kakao di daerah mereka sendiri. Namun, akhirnya mereka menyadari bahwa tanaman ini hanya dapat tumbuh di daerah tropis, tepatnya pada batas 20 derajat lintang utara dan selatan garis khatulistiwa. Hingga hari ini, selain hanya beberapa buah pohon kakao yang ditumbuhkan di kebun botani di New York dan London untk kepentingan penelitian botani, hampir semua pohon kakao hanya tumbuh di daerah tropis.

Sesuai dengan kondisi saat itu, bangsa eropa beberapa saat kemudian membawa keluar kakao dari daerah asalnya ke daerah tropis untuk dikembangkan dan dibudidayakan. Pertama-tama, mereka membawa kakao ke daerah koloni jajahan mereka di Asia tenggara, yaitu Filipina, Malaysia, dan Indonesia.

Di Indonesia bangsa  Spanyol masuk dan membudidayakan kakao di Celebes-sekarang Sullawesi pada sekitar tahun 1560-baru beberapa tahun kemudian bangsa Belanda mengembangkan budi daya kakao ke Pulau Jawa dan Sumatera. Dua ratus lima puluh tahun kemudian kakao baru mulai dibudidayakan di daerah Srilanka, India, Madagaskar, Papua Nugini, serta ke seluruh Asia Tenggara dan seluruh penjuru dunia beriklim tropis.

Namun demikian, kini Afrika adalah penghasil lebih dari 60% kebutuhan kakao di dunia. Bangsa Portugis tercatat sebagai bangsa yang menanam dan mengembangkan tumbuhnan kakao di daierah tersebut sekitar tahun 1800-an. Pantai Gading dan Ghana adalah penghasil terbesar kakao, sekitar 60% kebutuhan dunia.

 

Dapatkan coklat bar Eropa, Kakakoa di shop.gallerys.id

HP/WA
081380502939

Pin BBM
5E7B162C & D34B3C2B

 

 

 

sumber: chocology

 [:]

Tinggalkan Balasan

Close Menu